Hai, salah satu kegiatanku saat lagi senggang adalah membandingkan gambar tarot ini dan itu. Rasanya seru saat lihat temanya sama tapi desainnya beda-beda.
Kali ini aku akan menunjukkan Wheel Of Fortune dalam 7 versi. Wheel of Fortune definisi singkatnya roda kehidupan manusia.
Mari kita mulai dengan Rider Waite Tarot, tarot legendaris yang jadi acuan desain ilustrator tarot masa kini.

Di bagian tengah gambar terlihat roda dengan empat huruf Ibrani, YHVH dan empat huruf yang membentuk kata TORA atau ROTA, atau hmm.. mungkin TAROT ya?
Di bagian atas roda ada Sphinx membawa pedang, Di bagian bawah mbuh opo iku, makhluk kaga jelas berwarna merah. Setan? Badut? Entahlah.
Di sebelah kiri roda ada ular kuning yang berjalan menuju ke bawah, mengingatkanku pada permainan ular tangga. Apakah ular tangga terinspirasi dari kartu ini? Hmm.. *males googling untuk mencari tahu*
Roda kehidupan itu dikelilingi awan. Disetiap awan ada yang lagi baca buku tuh. Sapi bersayap, singa bersayap, burung yang emang ada sayapnya, dan malaikat.
Oh, tunggu. Mungkin mereka tidak membaca buku, tapi mencatat kehidupan manusia yang terlihat dari roda kehidupan itu.
Ya, gini deh, kalo beli tarotnya tapi buku petunjuknya ga pernah dibaca. Jadi sok tau kan? Wkwkwk. Ya udah, anggep aja ini versiku.
Supaya ada gambaran yang lebih jelas, mari kita lihat yang versi modern.

Lebih simpel ya. Ada seorang wanita duduk di atas roda. Di bagian bawah, ada seorang wanita dengan topi dan warna rambut tosca. Modern bangetlah gayanya.
Kalo di tarot tradisional ada ularnya, yang versi modern ini dihilangkan. Begitu juga gambar burung, malaikat, sapi dan singa. Udah diganti sama simbol sederhana.
Terus terang aku jauh lebih suka yang versi modern ini.
Lanjut ke Tarot For All Ages.

Yang ini bener-bener sederhana. Kaum minimalis mungkin suka tarot ini. Ga ribet dengan segala pernak-pernik detail yang membuat banyak mikir.
Awannya polos, ga ada makhluk ini itu. Rodanya pun ga ada hurufnya, hanya permainan warna dan garis yang membentuk mata.
Di bagian atas roda ada kelinci yang sedang melompat. Di bagian bawah ada ular yang menuju ke atas.
Di bawah ular ada bulatan. Ga paham juga, maksudnya apaan.
Mari beralih kartu lucu ini.

Aku suka banget sama kartu ini, saat pertama lihat, aku membatin, musti punya ini karena warnanya yang ceria dan gambarnya gemesin banget.
Rodanya jauh dari roda versi tradisional. Ini roda sepeda, pedalnya aja dicantumin wkwkwk. So cute.
Jadi inget quotenya Einsten yang tersohor, “Life is like riding a bicycle, to keep your balance you must keep moving.”
Di bagian atas roda ada sphinx pake topi kura-kura (atau burung ya?). Di bagian kanan roda ada kelinci berjubah merah dan di sebelah kiri ada monyet ungu yang mengarah ke bawah.
Di bagian bawah roda, tidak ada roda seperti tarot tradisional. Yang ada api dan tengkorak. Mungkin saat di bawah, rasanya seperti di neraka.
Sedangkan di bagian atas roda terdapat awan-awan. Mungkin kalo lagi di atas tuh serasa di surga kali yee.
Lanjut ke kartu berikutnya.

Ini mah heboh banget. Aku jarang lihat tarot reader menggunakan kartu ini. Entah karena kartunya jarang dimiliki orang, atau mungkin karena kerumitan desainnya.
Banyak detail-detail yang mungkin melelahkan dan menguras energi saat melihatnya. Tapi menurutku ya disinilah letak keseruannya.
Kurang lebih sama seperti kartu sebelumnya. Pake roda sepeda yang komplit sama pedalnya. Bedanya rodanya terbakar api plus ada mata-mata.
Di bagian atas roda ada makhluk merah jambu. Entah itu apa, burung dengan mata disayap kiri kanannya. Bentuk kepalanya, manusia dengan 4 mata dengan mulut yang sedang menggigit pisau.
Di sebelah kanan perpaduan kelinci dan gurita, menggunakan baju berwarna merah kuning, sedang merangkak menuju ke atas.
Di sebelah kiri monyet dengan ekor duyung yang sedang merangkak ke bawah. Tangannya terikat dan wajahnya terlihat pasrah. Menggunakan baju merah putih.
Di bawah roda, ada bangunan sedang patah tersambar api. Ada gunung, pepohonan, rumah, istana, rerumputan hijau. Tampaknya di bawah lebih menyenangkan ya.
Di bagian atas roda, ga ada awan. Yang ada malah gelas yang bukannya menumpahkan air, malah airnya yang menuju ke gelas. Di sebelah kanan, gelasnya utuh.
Fiuh, lelach ya lihatnya wkwkwk..
Mari kita beralih ke gambar yang lebih simpel, biar ga puyeng.

Kali ini Tarot dari serial Friends. Rodanya dibuat sederhana dengan 4 simbol yang cukup jelas.
Di bagian atas ada Ross dengan dandanan ala Sphinx dan di bagian bawah roda ada Monica. Dalam serial tersebut Ross dan Monica adalah kakak beradik dengan karakter yang bisa dibilang beda 180 derajat. Mungkin itu yang menjadi pertimbangan ilustratornya untuk meletakkan mereka berdua di atas roda.
Di sebelah kanan dan kiri Ross ada pentacle dan wands, sedangkan di sebelah kanan kiri Monica ada cup dan swords.
Udah ga puyeng lagi kan? Mari kita lanjut ke kartu terakhir.

Ini kartu terakhir yang diantara semua Wheel of Fortune, kartu inilah yang jadi favoritku. Lihat dong, cantiknya bukan main.
Rodanya diganti dengan desain mandala berwarna tosca yang super cantik. Disekitar roda dikelilingi bulan dalam berbagai bentuk, mulai dari bulan sabit sampai bulan purnama.
Di bagian luar terlihat wanita dengan berbagai gaya. Yang keempatnya selalu tampak keren.
Warna bajunya pun matching sama permukaan tanah dibawahnya. Orange kecoklatan. Langitnya pun hitam tiada awan, yang ada kilauan bintang-bintang yang jauh disana.
Gambar ini asli keren. Kalo ada versi besar, dibikin poster dan dipigura, pasti keren banget buat pajangan di ruang tamu.
***
Diantara 7 versi di atas, mana yang kamu suka?