The Tower

Mempelajari tarot itu lebih mudah dan menyenangkan kalo pake cara membandingkan. Jadi aku merasa lebih jeli mengetahui bedanya satu kartu dengan yang lainnya.

Kali ini aku akan mereview 5 kartu The Tower untuk kita amati bersama-sama.

Ini kartu Rider Waite yang selalu menjadi acuan desain tarot masa kini.

Menggambarkan suasana malam hari dengan bangunan tinggi seperti menara gitu deh.

Tampaknya sedang turun hujan disertai awan tebal. Kemudian terlihat petir menyambar dibagian atas, yang mengakibatkan kebakaran di bagian puncak dan jendela.

Kubahnya pun lepas dari bangunan, entah kenapa bisa lepas gitu ya? Wkwk. Lalu di bagian depan tower terlihat 2 orang sedang terjun ke bawah menyelamatkan diri.

Dramatis ya? Mari kita bandingkan dengan kartu-kartu versi modern berikutnya.

Kurang lebih sama. Awannya jauh lebih tebal, gelap dan hampir memenuhi seluruh gambar. Petir yang menyambar dan mengakibatkan kebakaran pada kedua sisi bangunan.

Dua orang terjun kebawah. Yang menggunakan rok, tampaknya tewas tertusuk karang. Sementara si pria masih melayang dan belum nyampe bawah.

Versi tarot buatan Indonesia nih. Towernya dari bata ekspose dihiasi ornamen etnik, atapnya pun Indonesia banget ya.

Aku suka ilustrasi hujannya, terlihat deras dengan awan abu-abu gelap. Bagian atas disambar petir dan mengakibatkan kebakaran, tapi bangunan tampaknya kokoh dan ga ada tanda-tanda runtuh.

Dua orang terjun ke bawah, si Pria bertelanjang dada dan menggunakan celana pendek yang dililit kain. Sedangkan si wanita menggunakan baju ungu dengan selendang.

Nah, ini gambarnya heboh banget. Warnanya terlihat ceria dan ilustrasinya nampak cute. Tapi apa iya, kalo diamatin beneran cute? Mari kita hayati.

Petirnya ga cuma satu seperti gambar diatas. Tuh, lihat, banyak kan walopun kecil-kecil. Lalu ada api menyambar dibagian atas, tengah sampai pintu depan.

Masih belum cukup, di belakang tower ada 6 gunung berapi yang sedang meletus. Kurang dramatis apa coba? Lebay banget nih kartu. Di sisi kiri depan ada anjing yang terlihat api didekatnya. Lagi terjilat api? Well, mungkin aja.

Kalo kartu-kartu sebelumnya tower masih terlihat kokoh, yang ini udah terbelah jadi dua. Sungguh dramatis kan ya? Trus apa lagi ya? Hmm, oh di depan tower tersebut ternyata ada kuburan.

Bingung kan yang lihat, ini horor, komedi atau drama nih kartunya? Wkwk.

Ga heran, kalo kartu ini jadi salah satu kartu kesukaanku saking jayusnya.

Yang terakhir, ini gambar sebuah apartemen. Petirnya nyambar dan mengakibatkan kebakaran di beberapa sisi. Ga ada yang lompat seperti kartu-kartu yang lain. Bangunan pun tetep terlihat kokoh berdiri, cuma kaca jendelanya hampir semua retak karena getaran, mungkin.

Hujan pun tak ada, begitu juga awan. So, ga banyak yang bisa diceritakan dari kartu ini, karena minim drama, pemirsa.

***

Dari 5 kartu ini, kita bisa lihat konsep keseluruhan desain yang berbeda-beda dengan 1 tema. Menarik kan kartu tarot ituu?

Konten Yang Menarik

Hai, semenjak jadi anak Tiktok, aku menyadari ternyata ga mudah bikin konten Tiktok hahaha. Terutama untuk tarot. Karena jujur aja, aku menghindari meramal kehidupan orang lain atau situasi tertentu.

Nah, hari ini karena aku udah mulai bingung bikin konten apa lagi, jadi kupikir aku perlu punya rumus atau tema tertentu yang bisa aku terapkan secara konsisten.

Jadi aku narik 3 kartu secara acak dan ini hasilnya :

Jadi tarot reader di Tiktok ga perlu sok bijak, ngasih nasehat ini itu kayak orang tua atau pemuka agama.

Ngomongin kelemahan kita semua mungkin bisa jadi topik menarik, dan menurutku itu manusiawi.

Mungkin tema seperti : “Gimana caranya biar ga rebahan mulu?” Atau “Cara mengurangi kecanduan gadget”. Hal-hal kecil yang sering kali bikin kita semua jadi kurang produktif.

Aku sih berharap setelah lihat videoku, mereka terinspirasi dan termotivasi untuk lebih baik. Begitu juga aku, masa ucapanku ga sinkron sama tindakanku. Muna dong ntar wkwk.

Hati-hati sama ucapan. Kadang-kadang kalo bikin video dan saat buka kartu, yang terucap spontan itu mungkin bisa aja menyakiti hati netizen.

Mulut perlu dijaga, biar ga tajem-tajem omongannya wkwk. Jaga selalu etika supaya tidak membuat netizen tertampar.

Yang terpenting jangan mudah menjudge orang dan merasa diri jauh ini lebih baik dari orang lain.

Kadang-kadang perlu juga manas-manasin netizen biar ga polos-polos amat menghadapi hidup. Perlu dibuka mindsetnya lebar-lebar.

Sering kali aku lihat beberapa video tarot reader, yang followernya minta diramalin tentang jodoh dan kapan menikah. Itu buanyaak banget yang nanya gitu.

Terus terang aku surprise banget. Gini banget ya remaja putri Indonesia hare gene. Mereka masih muda-muda lho.

Kenapa ga tanya gimana cara menggapai cita-cita atau how to be apaa gitu?

Entah itu emang normal atau aku yang ga normal. Cuma, duh, come on, elu masih piyik-piyik gitu lho..